Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Thursday, November 17, 2011

Sejarah Legenda Pemain Bola Indonesia Yang Terlupakan

Pernah ada era dimana tim sepakbola Indonesia ditakuti di Asia, bahkan Eropa. Era dimana kecanggihan teknologi belum menjamah ranah olahraga. Era dimana kemampuan fisik masing-masing pemain lebih berperan dari formasi dan taktik. Di era itu, ada satu nama pesepakbola yang luar biasa. Salah satu bakat terpendam tanah air Indonesia yang kemampuannya diakui dunia. Dia adalah Ramang, pesepakbola asal Makassar yang namanya mengangkasa, dan terlupakan.

Ramang Kecil

Ramang dilahirkan di Makassar, tahun 1928. Ayahnya, Nyo’lo, merupakan Ajudan raja Gowa Djondjong Karaenta Lemamparang yang dikenal sebagai jagoan sepak raga. Sejak kecil Ramang sudah terlihat mewarisi bakat bal-balan ayahnya. Ia kerap berlatih dengan seadanya. Bola anyaman rotan, gulungan kain, hingga buah jeruk kecil menjadi teman berlatihnya.

Ramang memperkuat PSM

Pada tahun 1947, Ramang bergabung ke klub sepakbola Makassar Voetball Bond (MVB), yang kini dikenal dengan nama PSM Makassar. Sebelum berlabuh di klub besar tersebut, Ramang membela Persis (Persatuan Sepakbola Induk Sulawesi). Bakatnya tersendus oleh scout dari PSM ketika memperkuat tim tersebut dalam sebuah turnamen yang diadakan oleh PSM. Ramang mencetak 7 gol dalam sebuah pertandingan dan membawa Persis menang 9-0 dalam kompetisi tersebut.

Tanpa menunggu lama, PSM segera mengontrak pemain bertubuh mungil tersebut. Hanya setahun di PSM, Ramang telah melanglang buana ke seluruh penjuru daerah di Indonesia. Ketika ia kembali ke Makassar, seseorang menawarinya pekerjaan sebagai opas di Dinas Pekerjaan Umum. Gajinya hanya Rp.3500,- per bulan dan tidak pernah naik. Namun Ramang menerimanya dengan hati terbuka. Maklum, ketika itu sepakbola belum dapat dijadikan mata pencaharian tetap.

Kerja Sampingan Ramang

Pekerjaan sampingan Ramang sebelum dikontrak PSM adalah kernet dan tukang becak. Namun akhirnya ia meninggalkan dua pekerjaan tersebut, bukan karena gajinya di PSM mencukupi, namun ia lebih mencintai sepakbola. Hal tersebut membuat kehidupan Ramang yang saat itu sudah berkeluarga, sangat memprihatinkan. Keluarganya tinggal menumpang di rumah seorang teman.
Dukungan dari sang istri yang tabah dan setia membuat Ramang dapat fokus bermain bola. Sampai akhirnya bakat luar biasa Ramang membuatnya terpilih memperkuat tim nasional Indonesia (kala itu bernama tim PSSI) pada tahun 1952.


Kiprah Gemilang Ramang Di Kancah Internasional

Prestasi Ramang di tingkat nasional amat cemerlang. Dirinya dikenal sebagai striker haus gol yang tak lelah bergerak ke segala arah dengan kecepatan tinggi sambil melepas tendangan dnegan akurasi tinggi. Pada lawatannya tahun 1954 ke berbagai negeri Asia (Filipina, Hongkong, Muangthai, Malaysia) PSSI hampir menyapu seluruh kesebelasan yang dijumpai dengan gol menyolok. Dari 25 gol (dan PSSI hanya kemasukan 6 gol) 19 di antaranya lahir dari kaki Ramang.

Ketajaman Ramang membuat nama Indonesia disegani di tingkat sepakbola dunia. Beberapa tim terbaik dunia kala itu berebutan ingin menjajal kekuatan timnas Indonesia. Mulai dari Yugoslavia yang gawangnya dijaga Beara, salah satu kiper terbaik dunia waktu itu, klub Stade de Reims dengan si kaki emas Raymond Kopa, kesebelasan Rusia dengan kiper top dunia Lev Yashin, klub Locomotive dengan penembak maut Bubukin, sampai Grasshopers dengan Roger Vollentein.

Namun Ramang adalah pribadi yang rendah hati, ia mengatakan bahwa prestasi timnas kala itu tak lepas dari perjuangan rekan-rekannya, bukan dirinya semata.
Ramang adalah pesepakbola dengan bakat alami murni. Sebagai penyerang, ia kerap mencetak gol dari berbagai sudut, bahkan sudut mustahil sekalipun. Permainannya pun sedap dipandang mata. Salah satu kemampuan khusus Ramang adalah tendensi dan presisi untuk melepaskan tembakan salto. Tak jarang ia merobek jala lawan dengan sepakan akrobatik yang aduhai. Satu di antaranya yang paling diingat adalah saat PSSI mengalahkan RRC dengan skor 2-0 di Jakarta. Kedua gol itu lahir dari kaki Ramang, satu di antaranya tembakan salto.
Kelihaian Ramang di lapangan bola membuat seluruh Indonesia mengenalnya. Bahkan pada era akhir 50 an, banyak ibu-ibu menamai anak mereka ‘Ramang’.
Pertandingan paling berkesan adalah ketika Indonesia bertemu Uni-Soviet di Olimpiade Melbourne 1956. Kala itu Uni-Soviet memegang predikat sebagai salah satu raja sepakbola dunia, dengan pertahanan yang digalang kiper legendaris Lev Yashin. Hebatnya, Indonesia berhasil menahan tim tersebut dengan skor kacamata. Ramang bahkan hampir saja mempermalukan Uni-Soviet dengan mencetak gol, namun gagal karena kausnya ditarik pemain belakang lawan sebelum sempat menceploskan bola.


Akhir Muram Prestasi Gemilang Ramang

Namun waktu terus berjalan, roda kehidupan terus berputar. Untuk Ramang, singkat saja dirinya berada di puncak kejayaan. Sinarnya meredup setelah dirinya terkena skorsing pada tahun 1960. Pria bersahaja ini dituduh menerima suap. Ketika dipanggil kembali pada tahun 1962, sinarnya telah pudar. Ramang akhirnya pensiun total dari sepakbola pada tahun 1968 dalam usia 40 tahun. Klub terakhir yang dibelanya adalah PSM Makassar.

Namun Ramang tidak meninggalkan lapangan hijau. Ia kembali sebagai pelatih dan sempat membawa tim Persipal Palu menjadi tim yang disegani di Indonesia. Ramang juga pernah melatih klub yang membesarkan namanya, PSM Makassar (sampai sekarang, salah satu julukan PSM Makassar adalah ‘Pasukan Ramang’).

Namun ternyata dunia kepelatihan terlalu kejam untuk Ramang. Ia disingkirkan secara perlahan dari dunia itu hanya karena tidak memiliki ijasah kepelatihan. Padahal racikannya yang bermaterikan pengalaman pribadi dan teori yang didapatnya dari pelatih timnas PSSI Tony Pogacnick berhasil membuat jeri lawan-lawan tim yang dilatihnya.

Ramang tetap menerima semua hal itu dengan lapang dada dan legowo. Untungnya lagi, ia tidak sampai harus berhenti menggeluti dunia yang dicintainya karena isu-isu miring tersebut.

Masa Tua Ramang

Pada tahun 1981, setelah melatih anak-anak PSM di bawah guyuran hujan, Ramang sakit. Selama enam tahun ia berjuang melawan sakit radang paru-paru yang menggerogotinya tanpa mampu berobat ke Rumah Sakit. Ramang memang hidup amat sederhana pada masa tuanya. karena sekali lagi, gaji seorang pelatih bola kala itu tidak bisa dijadikan penopang seseorang yang telah berkeluarga. Ramang hanya jebolan Sekolah Rakyat, tanpa ijasah, semua jadi sulit.

Pada tahun 1987, salah satu legenda terbesar sepakbola Indonesia ini mengehembuskan nafas terakhir di kediamannya yang amat sederhana. Ia menghuni rumah kecil tersebut bersama anak, menantu dan cucunya, semua berjumlah 19 orang.

Ramang Legenda Yang Dilupakan
Kini, yang cukup menyedihkan, nama Ramang seakan sudah dilupakan. Tenggelam di bawah nama seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Bambang Pamungkas, dan Irfan Bachdim. Satu-satunya pengingat orang-orang akan keberadaannya hanyalah sebuah patung sederhana di pintu utara lapangan Karebosi, Makassar.
Mari kita kenang kembali keberadaan mereka yang pernah mengangkat nama Indonesia di mata dunia pada suatu era, walaupun hanya lewat sepakbola.

Ramang kecil Kadir kecil..
Menggiring bola di jalanan
Ruli kecil Riki kecil..
Lika liku jebolkan gawang

(Kutipan lirik lagu Iwan Fals yang berjudul ‘Mereka Ada Di Jalan)

http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=134505

10 Pemain Bola Hebat Yang Mempunyai Ukuran Tubuh Pendek

Mereka memiliki ukuran tubuh muali dari 170 cm ke bawah, untuk ukuran orang kulit putih dan kulit hitam, mereka terbilang pendek (rata-rata ukuran tinggi orang luar 180 ke atas).
Namun ukuran tidak menjadi masalah bagi mereka untuk menjadi yang terhebat, tercepat dan terhebat dalam olahraga sepak bola, dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang mereka kantongi.
Reputasi mereka tak diragukan lagi, mereka mempunyai peran yang sangat penting dalam kemenangan sebuah squad yang mereka bela. Siapa dajakah mereka ? Simak sekilas tentang 10 orang pemain bola kelas dunia yang memiliki tinggi di bawah rata-rata namun mempunyai prestasi yang sangat istimewa ..

1. Diego Maradona (166 cm - Argentina)
Jutaan suporter sepakbola dunia tidak akan mengelak jika Maradona disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa, berdampingan dengan nama Pele. Maradona, dengan segala aksi individunya, membawa Argentina juara Piala Dunia 1986. Masih dengan aksi individunya, Maradona juga membawa Napoli menjadi klub papan atas di Italia dan Eropa. Maradona adalah bukti terbaik untuk siapapun yang mendiskreditkan postur tubuh.

2. Romario (169 cm - Brazil)
Romario adalah aktor utama Brazil saat memenangkan gelar juara dunia 1994. Dia termasuk salah satu dari sedikit striker di dunia yang mampu mencetak lebih dari 1000 gol sepanjang karirnya (selain Pele dan Puskas). Meski menurut catatan FIFA, jumlah gol resmi Romario 'cuma' 929 karena pertandingan dari sepakbola junior dan friendly match tidak dihitung. Berapapun jumlahnya, catatan ini tetap luar biasa dan tak bisa dibantah bahwa Romario tetaplah salah satu striker terbaik di dunia.

3. Edgar Davids (170 cm - Belanda)
Edgar Davids termasuk pesepakbola yang paling mencolok di generasinya. Selain karena kacamata dan rambut gimbalnya, dia dikenal karena determinasi tingginya sebagai midfilder. Bahkan, Pele memasukkannya dalam daftar 100 pesepakbola terbaik dunia yang masih hidup (FIFA 100 list). Walalupun berbodi mungil, mantan bintang Juventus ini adalah gelandang bertahan garang yang ditakuti oleh musuh-musuhnya.

4. Claude Makelele (170 cm - Prancis)
Seorang ikon holding midfilder. Postur kecil tidak membuat Makelele minder bertarung di lini tengah. Bakat dan style-nya dalam memainkan peran holding midfilder, bahkan membuat posisi itu sering disebut sebagai 'Makelele Role'. Makelele, sebagai petarung dan perebut bola di sektor gelandang, adalah unsur tak tergantikan. Ketika Makelele meninggalkan Madrid menuju Chelsea, Los Galacticos langsung kehilangan keseimbangan. Bukti betapa hebatnya seorang Makelele.

5. Roberto Carlos (168 cm - Brazil)
Roberto Carlos, bek kiri terbaik sepanjang masa. Jika anda adalah penggemar game playstation Winning Eleven tahun 2000an, hingga kini belum ada yang menandingi kombinasi abilitas shooting, speed, balance, dan dribling yang dimiliki Roberto Carlos. Sejak dia pensiun dari Brazil dan meninggalkan Madrid, sangat sulit untuk mencari penggantinya. Roberto Carlos memiliki bakat alami seorang bek kiri yang cepat dan kokoh di balik postur tubuhnya yang di bawah rata-rata.

6. Xavi Hernandez (170 cm - Spanyol)
Xavi adalah midfilder papan atas generasi sekarang. Quite simply the best midfielder in modern football. Sepanjang karir hanya bermain untuk Barcelona, dan telah memenangan banyak gelar untuk klubnya. Di timnas Spanyol, Xavi adalah elemen krusial saat menjadi juara Eropa 2008 dan juara Dunia 2010. Penghargaan pemain tebaik 2010 versi majalah World Soccer, menegaskan pengakuan atas kemampuannya sebagai playmaker ahli umpan kelas dunia.

7. Frank Ribbery (170 cm - Prancis)
Winger elite yang menjadi nyawa timnas Prancis sepeninggal Zinedine Zidane. Ribbery adalah satu dari sedikit pemain terbaik Prancis di generasinya sekarang. Zidane pun menyebutnya sebagai mutiara sepakbola Prancis. Walaupun sering bermasalah dalam kehidupan pribadinya, kelincahan Frank Ribbery adalah andalan utama bagi sektor penyerangan Prancis dan klubnya sekarang, Bayern Munchen.

8. Andres Iniesta (170 cm - Spanyol)
Satu lagi pemain pendek khas Catalan. Iniesta menjadi padanan seimbang untuk kualitas Xavi dan Messi di Barcelona. Produk asli akademi La Masia ini berkontribusi signifikan terhadap kedigdayaan Barcelona beberapa tahun terakhir, dan berperan penting untuk gelar juara Eropa dan Dunia milik timnas Spanyol. Dengan kecerdasan dan talentanya, Iniesta bisa bermain di mana saja, dan karena itulah dia dijuliki El Ilusionista (The Illusionist) dan El Cerebro (The Brain).

9. Wesley Sneijder (170 cm - Belanda)
Gelandang terbaik dunia 2010 versi FIFA yang bakatnya sempat 'disia- siakan' Real Madrid. Bersama Inter Milan, Sneijder meraih banyak gelar termasuk juara Liga Champions. Dia dianugrahi kaki spesial yang mampu menendang bola secara akurat dan mencetak gol lewat freekick, membuat reputasinya diakui sebagai spesialis bola mati. Dengan tubuh kecil, Sneijder bisa bergerak cepat namun kuat dalam kontrol bola. Inilah yang membuat Sneijder istimewa.

10. Lionel Messi (169 cm - Argentina)
Tibalah pada pemain pendek terhebat masa kini, dia sering disebut sebagai Messidona, reinkarnasi Maradona. Lionel Messi pernah menderita ganguan hormon pertumbuhan, namun itu tidak membatasi bakat yang dia miliki. Untuk era sekarang, Messi telah masuk jajaran pesepakbola elite. Kini dia tengah merintis jalan untuk mensejajarkan diri, atau bahkan mungkin melewati, apa yang telah diraih oleh legenda Diego Maradona.
Jadi, jangan remehkan orang pendek! biggrin Daftar di atas adalah mereka yang tinginya 170 cm atau kurang. Sementara sebagai gambaran, Boaz Solloza tinginya 175 cm. Sudah semestinya Indonesia tidak perlu minder lagi denga postur tubuh pendek.

Monday, October 17, 2011

10 Petinju Sejati Terbaik Yang Pernah Ada

Mereka telah mengukir sejarah dengan prestasinya di bidang olahraga ekstrem tinju professional, mereka masih diingat dan banyak diingat oleh banyak penggemarnya yang kebanyakan kaum lelaki.. mengingat tidak mudah menjadi petarung terhebat yang diakui di dunia internasional secara fair dan legal ... dan berikut ini 10 diantaranya petinju-petinju terhebat yang pernah ada


10. George Foreman

76 W, 5 L, 68 KO - lahir 5 Januari 1949.
George Edward Foreman (lahir 10 Januari 1949 di Marshall, Texas), adalah sebagai anak yang penuh masalah dan merupakan anak putus sekolah. Pada masa remajanya, Foreman bergabung dengan program President Lyndon Johnson's Jobs Corps, dan di sanalah dia menemukan bakat terpendamnya dalam bidang olahraga tinju.

Kelak, setelah dewasa, Foreman dikenal sebagai juara dunia tinju dua kali yang dianggap sebagai salah satu petinju terbesar sepanjang sejarah. Ia pernah meraih emas di Olimpiade Meksiko 1968 dan mulai terjun ke tinju profesional pada tahun 1969.



9. Sugar Ray Leonard

36 W, 3 L, 1 D, 25 KO - lahir 17 Mei 1956.
Beliau adalah lambang seorang pejuang ilmiah dan seorang jenius di atas ring. Dia bisa masuk ke dalam pikiran lawannya untuk menimbulkan yang jabs paling serius untuk membawa mereka ke menyerah.


8. Marvin Hagler

62 W, 3 L, 2 D, 52 KO - lahir di Newark, New Jersey, 23 Mei 1954.
Karena dia merasa bahwa dia tidak menerima bayaran cukup atas prestasi, Hagler secara resmi berubah nama menjadi Marvelous Marvin Hagler. Ia secara luas dianggap sebagai salah satu middleweights terbesar sepanjang masa. Kemudian pindah ke Italia, di mana dia membuat film anggaran yang rendah


7. Archie Moore

181 W, 24 L, 9 D, 1 NC, 145 KO - 13 Desember 1913 - 9 Desember 1998.
Mencatat karir yang mengesankan, merupakan karir yang terbesar. Karirnya membentang selama empat dekade dan telah tersingkir dari salah satu pejuang besar lainnya dalam daftar top 10.



6. Roy Jones

49 W, 3 L, 38 KO - lahir 16 Januari 1969.
Pentinju Hebat yang akhirnya memilih untuk tidak lagi menjadi petinju. Jones memulai karir musik rap pada tahun 2001 dengan album yang sukses, berjudul Round Satu: Album dan debut single, 'Kalian semua Lupa Pasti'.



5. Joe Louis

68 W, 3 L, 54 KO - Joseph Louis Barrow lahir 13 Mei 1914-April 12, 1981
ijuluki Bomber Brown, dia dianggap salah satu yang terhebt dalam sejarah tinju. Di antara berbagai kemenangan nya Louis menciptakan dua kutipan tinju paling terkenal: 'Ia dapat berjalan, tetapi ia tidak dapat menyembunyikan' dan 'Setiap orang memiliki rencana sampai mereka telah menyerang.'



4. Julio Cesar Chavez

104 W, 5 L, 2 D, 80 KO - Julio Cesar Chavez lahir pada tanggal 12 Juli 1962 di Ciudad Obregon, Dia adalah juara Meksiko utama sepanjang masa. Dia mulai tinju sebagai amatir pada usia enam belas tahun dan telah menghancurkan hampir semua para pejuang atas selama waktunya. Dia melanjutkan untuk berjuang selama 13 tahun dengan rekor tak bercacat.



3. Henry Armstrong

150 W, 21 L, 101 KO - Henry Jackson Jr, lahir 12 Desember 1912
adalah petinju yang menggelar tiga kejuaraan dunia pada waktu yang sama.Ini termasuk Featherweight, Lightweight, dan Welterweight crowns. Dia juga memenangkan kejuaraan kelas Welterweight lebih dari petinju lainnya.



2. Muhhamed Ali

56 W, 5 L, 37 KO - lahir Cassius Marcellus Clay Jr, 17 Januari 1942 di Louisville, Kentucky.
Muhammad Ali (lahir sebagai Cassius Marcellus Clay, Jr. pada (lahir di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat, 17 Januari 1942; umur 68 tahun) adalah pensiunan petinju Amerika Serikat. Pada tahun 1999, Ali dianugerahi 'Sportsman of the Century' oleh Sports Illustrated.Ali tiga kali menjadi Juara Dunia Tinju kelas Berat.

Ali lahir di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Namanya mengikuti nama ayahnya, Cassius Marcellus Clay, Sr. Ali kemudian mengubah namanya setelah bergabung dengan Nation of Islam dan akhirnya memeluk Islam Sunni pada tahun 1975.



1. Sugar Ray Robinson

179 W, 19 L, 6 D, 2 NC, 109 KO - lahir Walker Smith Jr, 3 Mei 1921 - April 12, 1989
Sugar Ray Robinson (lahir Walker Smith Jr., 3 Mei, 1921 – 12 April, 1989) adalah seorang petinju profesional kelahiran Ailey, Georgia, Amerika Serikat. Baru-baru ini ia dinobatkan sebagai petinju terbaik di dunia. Robinson bertanding pada kelas welterweight dan middleweight. Ia diberi penghargaan ke dalam International Boxing Hall of Fame pada tahun 1990.

Read More: www.unikaja.com

Thursday, September 15, 2011

10 Kejadian Menarik Seputar Liga Champions 2010/2011

Diinspirasi kehebatan Lionel Messi, kejeniusan Xavi, dan taktik brilian Pep Guardiola, Barcelona menjuarai
Liga Champions ketiga dalam enam musim terakhir. Berikut sepuluh hal menarik dari final Liga Champions
2010/2011.


1.MVP

Trio MVP sama-sama mencetak gol(Messi, Villa, Pedro). Terakhir kali MVP bikin gol bersamaan dalam satu pertandingan adalah Februari lalu lawan Mallorca. Total 98 gol dihasilkan MVP musim ini dengan rincian Messi (53 gol), Villa (23), dan Pedro (22) dari total 152 gol Barcelona di semua kompetisi.Hebatnya lagi, tiga gol MVP di Wembley semuanya merupakan assist tiga gelandang Barcelona,Xavi, Iniesta, dan Busquets. Catatan tambahan, gol Rooney juga dari assist gelandang, Giggs.


2.FILIPPO CHICHARITO

Javier Hernandez diharapkan Ferguson menjadi penyelesai sempurna seperti yang ia lakukan lawan Valencia dan Chelsea. Namun di Wembley, jumlah offside Chicharito lebih banyak dari shot on goal yang ia lakukan. Mengingatkan kita pada Filippo Inzaghi? Bisa jadi. Yang pasti final Liga Champions masih menjadi ajang yang hijau untuk “Si Kacang Polong”. Belum ada pemain dari konfederasi CONCACAF (Amerika Utara dan Tengah) yang mencetak gol di sepanjang sejarah final Liga Champions.


3.ROO-ROO ROONEY

Rooney mencetak gol brilian di menit 34. Proses gol yang mirip tiki-taka,diawali umpan satu dua sentuhan dengan Giggs dan diakhiri penyelesaian sempurna ala Rooney. Gol itu membuat Rooney menyamai Paul Scholes sebagai orang Inggris yang mencetak gol terbanyak di Eropa dengan total 24 gol.Harusnya gol itu bisa menjadi momentum United, bagaimana Setan Merah bisa mencetak gol walau hanya sekali melakukan shot on target dan sangat inferior dalam ball possession hingga 30:70.

4.BERAT, BERBA!

Menjadi top skor Premier League bukan jaminan bagi Dimitar Berbatov main di final Liga Champions. Jangankan main, tak ada tempat di bangku cadangan untuk Berba! Nasib Berbatov dengan 20 golnya di Premier League tak jauh beda dengan Owen Hargreaves yang hampir tak pernah main dan dipastikan cabut dari Old Trafford bulan depan.

5.MESSIAH MESSI

Tendangan keras mendatar kaki kiri Messi di menit 54 tak hanya membuat Barca unggul 2-1, tapi juga menyamai rekor 18 gol Raul dan Shevchenko di fase knock out Liga Champions. Messi juga menyamai rekor Cristiano Ronaldo musim ini dengan total 53 gol di semua kompetisi. Messi juga mengakhiri puasa gol dalam delapan pertandingan resmi di Inggris dan satu persahabatan di Wembley, bisa dilihat dari ekspresi emosional Messi usai mencetak gol. Gol Messi ke gawang Van der Sar tercatat sebagai yang ke 100 untuk Barcelona dalam 108 pertandingan sejak awal musim 2009/10. Dan selama tahun 2011 ini, Messi mencetak 26 gol dalam 31 laga resmi Barca.

6.GOODBYE, VDS!

Van der Sar memainkan laga terakhirnya, tak hanya bersama United, tapi juga menutup perjalanan karir profesional kiper Belanda berusia 40 tahun itu. Di Liga Champions musim ini, Van der Sar mencatat rasio penyelamatan tertinggi 91,2%. Namun tiga gol Barca yang semuanya ke arah kiri gawang Van der Sar meruntuhkan rekor itu. Sebagai catatan, dua gol dari Messi dan David Villa adalah yang pertama dalam sejarah final Liga Champions terjadi dua gol dari luar kotak penalti.

7.K.O

Kekalahan memang menyakitkan, apalagi di final. Faktanya Manchester United hanya sekali kalah di Liga Champions musim ini, dan itu terjadi di final! Sang juara Barcelona juga hanya sekali kalah, dari Arsenal di babak 16 besar, juga di London (Emirates).

8.MAESTRO XAVI

Di antara kaki-kaki dan umpan-umpan menawan Barca, ada satu maestro di lapangan tengah, tak lain adalah Xavi Hernandez. Kapten Barca di final itu -menggantikan Carles Puyol yang cedera- melakukan 79 kali umpan di babak pertama, lebih banyak 58 umpan dari seluruh pemain-pemain Manchester United. Total, Xavi mencatat 148 umpan di Wembley, tak termasuk crossing, dengan rasio tertinggi di lapangan (95,3%).

9.“019 TIMES”

Baru-baru ini Manchester United memasang banner bertuliskan “019 times” di Old Trafford, merujuk pada koleksi gelar juara liga melampaui rival mereka, Liverpool. Namun di Wembley kemarin giliran Liverpool yang memajang spanduk bertuliskan “Fergie 5x” yang berarti total gelar Eropa milik The Reds. Setelah final di Wembley berakhir, fans Liverpool kini bisa mengartikan tulisan “019 times” sebagai “jumlah” passing seluruh pemain-pemain United, berbanding 148 passing milik Xavi.


10.THE S’PEP’CIAL ONE

Josep “Pep” Guardiola kini mengoleksi 10 trofi juara hanya dalam tiga musim pertamanya di tim senior Barcelona. Ia hanya kalah satu trofi dari Johan Cruyff. Bila ditotal dengan trofi yang diberikan Pep ketika masih bermain, ia telah memberikan 26 gelar juara untuk Barca. Berikutnya, siapa yang mampu hentikan
Barca?

.Final di Wembley telah berakhir.Chicharito bisa mengemas kopernya dan pulang berlibur ke Meksiko. Barca berpesta di Catalan, dan Pique menemani Shakira konser
keliling dunia. Namun tanggal 26 Agustus Barca telah dinanti Porto -satu-satunya tim yang telah meraih quadruple musim ini- di Piala Super Eropa.

Sumber: kompas.com


Wednesday, September 7, 2011

10 Inovasi Sepeda Pancal dengan Konsep Yang Unik dan Multiguna



1. Laptop-Charging Bike Concept

Mungkin konsep sepeda boxiest adalah yg paling aerodinamis, tapi bagian paling menarik dari desain aneh Yuji Fujimura telah tidak ada hubungannya dengan penampilan. Ini adalah sepeda listrik yg memiliki docking station untuk laptop, yang dibebankan oleh baterai di sepeda ketika Anda naik. Tentu, itu mungkin tidak nyaman dan Anda akan dirobohkan dalam waktu sebentar oleh sedikit embusan angin.

2. Incredible Folding Backback Bicycle

bertualang untuk bersepeda gunung ? - tapi perjalanan ke sana kadang-kadang mengambil alih daerah yang penggemar harus dinegosiasikan dengan berjalan kaki, dan sepeda yang paling tidak mudah untuk dibawa. Tas sepeda lipat Bergmönch menghilangkan masalah itu. Tidak hanya kecil dan ringan,sepeda ini juga mampu melipat dirinya sendiri dalam waktu kurang dari dua menit dalam konfigurasi yg nyaman.

3. Solar Powered Electric Bike

Dirancang oleh Miroslav Miljevic, sepeda listrik ini memiliki atap yang baik untuk melindungi pembalap dari matahari dan hujan dan juga untuk mengumpulkan energi surya.Sepeda Ini dibuat untuk orang-orang yang tidak merasa sampai dengan tuntutan fisik bersepeda, tapi masih ingin mendapatkan sisa manfaat.

4. Collapsible Bike Concept

Portabilitas adalah kunci ketika datang ke sepeda masa depan, dan desainer konsep menemukan cara-cara kreatif luar biasa untuk membuat sepeda cahaya dan dilipat. Desain oleh Blair ini tidak hanya Harry terurai menjadi paket kecil, tetapi juga menyediakan ruang penyimpanan dalam bentuk tas diposisikan antara roda. Terburu-buru juga menetapkan untuk meningkatkan sikap pengendara, mengatakan "Saya memutuskan masalah-masalah ini dengan memindahkan posisi pedal di belakang pengendara dan bergerak beberapa tekanan berat badan mereka di bagian depan tulang pinggul, menggunakan bagian depan yang luas dari kursi dan ke lengan mereka dengan mendukung menonjol dari menangani.

5. BMW Concept Bikes

tidak mengherankan bahwa beberapa konsep sepedayg keren merupakan rancangan oleh para pembuat mobil BMW. Tidak jelas apa konsep-konsep ini diciptakan, tetapi dengan bentuk berwarna-warni sepeda motor-esque dan proporsi, mereka memberikan beberapa inspirasi untuk membawa desain sepeda pas ke abad ke-21.

6. Bizarre Di-Cycle

Dirancang untuk membawa pengendara di atas tanah maupun air, konsep sepeda aneh ini dirancang khusus untuk kota Helmond di Belanda dan Dibuat oleh GBO Desain, yang Di-Siklus jauh oleh bulkier dari sepeda tradisional - yang tampaknya membatasi penerapannya,tetapi tidak menawarkan solusi menarik untuk perjalanan amfibi.

7. Minimalist Theft-Proof Computer-Aided Bicycle

Dengan roda spokeless dirancang untuk menghilangkan hambatan angin, ban yang tidak bisa dibuka, tidak ada rantai terlihat dan bingkai minimalis, sepeda ini adalah keberangkatan yang pasti dari desain lama sekolah. Merupakan gagasan Olimpiade Chris Boardman pengendara sepeda, sepeda ini memiliki baterai bertenaga surya yang membantu pengendara sampai bukit-bukit dan bahkan memiliki perangkat sidik jari-membaca yang hanya memungkinkan pemiliknya untuk bersepeda. Komputer kecil di setang menghitung jumlah kalori yang terbakar berdasarkan berapa kali pedal berputar. Ini jelas merupakan suatu sepeda masa depan: Boardman memperkirakan bahwa tidak akan tersedia untuk setidaknya dua dekade.

8. Nulla: Ultramodern Spokeless Bike

Nulla berarti "tidak" dalam bahasa Italia, dan meskipun sepeda ini lebih dekat ke "apa-apa" daripada kebanyakan, masih jauh dari sesuatu. Seperti pencurian sepeda-bukti minimalis oleh Chris Boardman, yang nulla tidak memiliki hub atau drive rantai mungkin untuk melihat sleekest, namun yang paling futuristik.

9. Honda U3-X: If Unicycles and Segways Mated

Honda U3-X adalah seperti Segway bagi orang-orang yang malas dan memungkinkan si pengguna untuk mengontrolnya hanya dengan bersandar tubuh mereka sedikit. Tentang seukuran tape retro, orang-U3 X adalah baterai bertenaga dan pergi hanya 4mph. Namun mengingat bahwa hal itu adalah sebuah perangkat mobilitas terkecil di dunia, sepeda ini mungkin bisa menginspirasi konsep-konsep lain yang sedikit lebih berguna di dunia nyata.

10. Grasshopper: Folding Electric Bike
Tentu saja, beberapa desainer berani mengambil sepeda lipat ke tingkat berikutnya dengan membuat mereka bertenaga listrik. Tapi tak satu pun sudah cukup sejauh David Gonçalves, yang tidak hanya desain Belalang membawa Anda ke sana kemari, tetapi juga bisa menjadi latihan sepeda stasioner dan bahkan menghasilkan dan menyimpan energi Anda yg dihasilkan saat mengayuh.

Sumber : http://dedongkot-kotel.blogspot.com/2011/08/10-sepeda-dengan-konsep-yg-unik-kreatif.html

Thursday, September 1, 2011

Sejarah Perjalanan Seni Bela Diri Atraktif dari Brazil Capoeira

Sejarah Bela Diri Tarian Capoeira

Capoeira merupakan sebuah olah raga bela diri yang dikembangkan oleh para budak Afrika di Brasil pada sekitar tahun 1500-an. Gerakan dalam capoeira menyerupai tarian dan bertitik berat pada tendangan. Pertarungan dalam capoeira biasanya diiringi oleh musik dan disebut Jogo. Capoeira sering dikritik karena banyak orang meragukan keampuhannya dalam pertarungan sungguhan, dibanding seni bela diri lainnya seperti Karate atau Taekwondo.

Tarian Para Petarung
Capoeira adalah sebuah sistem bela diri tradisional yang didirikan di Brazil oleh budak-budak Afrika yang dibawa oleh orang-orang Portugis ke Brazil untuk bekerja di perkebunan-perkebunan besar. Pada zaman dahulu mereka melalukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar), dan ini juga lebih mudah bagi mereka untuk menyembunyikan latihan mereka dalam berbagai macam aktivitas seperti kesenangan dalam pesta yang dilakukan oleh para budak di tempat tinggal mereka yang bernama senzala. Ketika seorang budak melarikan diri ia akan dikejar oleh “pemburu” profesional bersenjata yang bernama capitães-do-mato (kapten hutan).

Biasanya capoeira adalah satu-satunya bela diri yang dipakai oleh budak tersebut untuk mempertahankan diri. Pertarungan mereka biasanya terjadi di tempat lapang dalam hutan yang dalam bahasa tupi-guarani (salah satu bahasa pribumi di Brazil) disebut caá-puêra – beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa inilah asal dari nama seni bela diri tersebut. Mereka yang sempat melarikan diri berkumpul di desa-desa yang dipagari yang bernama quilombo, di tempat yang susah dicapai.

Quilombo yang paling penting adalah Palmares yang mana penduduknya pernah sampai berjumlah sepuluh ribu dan bertahan hingga kurang lebih selama enam puluh tahun melawan kekuasaan yang mau menginvasi mereka. Ketua mereka yang paling terkenal bernama Zumbi. Ketika hukum untuk menghilangkan perbudakan muncul dan Brazil mulai mengimport pekerja buruh kulit putih dari negara-negara seperti Portugal, Spanyol dan Italia untuk bekerja di pertanian, banyak orang negro terpaksa berpindah tempat tinggal ke kota-kota, dan karena banyak dari mereka yang tidak mempunyai pekerjaan mulai menjadi penjahat.

Capoeira, yang sudah menjadi urban dan mulai dipelajari oleh orang-orang kulit putih, di kota-kota seperti Rio de Janeiro, Salvador da Bahia dan Recife, mulai dilihat oleh publik sebagai permainan para penjahat dan orang-orang jalanan, maka muncul hukum untuk melarang Capoeira. Sepertinya pada waktu itulah mereka mulai menggunakan pisau cukur dalam pertarungannya, ini merupakan pengaruh dari pemain capoeira yang berasal dari Portugal dan menyanyikan fado (musik tradisional Portugis yang mirip dengan keroncong).

Pada waktu itu juga beberapa sektor yang rasis dari kaum elit Brazil berteriak melawan pengaruh Afrika dalam kebudayaan negara, dan ingin “memutihkan” negara mereka. Setelah kurang lebih setengah abad berada dalam klandestin, dan orang-orang mepelajarinya di jalan-jalan tersembunyi dan di halaman-halaman belakang rumah, Manuel dos Reis Machado, Sang Guru (Mestre) Bimba, mengadakan sebuah pertunjukan untuk Getúlio Vargas, presiden Brazil pada waktu itu, dan ini merupakan permulaan yang baru untuk capoeira. Mulai didirikan akademi-akademi, agar publik dapat mempelajari permainan capoeira. Nama-nama yang paling penting pada masa itu adalah Vicente Ferreira Pastinha (Sang Guru Pastinha), yang mengajarkan aliran “Angola”, yang sangat tradisional, dan Mestre Bimba, yang mendirikan aliran dengan beberapa inovasi yang ia namakan “Regional”.

Capoeira Mendunia
Sejak masa itu hingga masa sekarang capoeira melewati sebuah perjalanan yang panjang. Saat ini capoeira dipelajari hampir di seluruh dunia, dari Portugal sampai ke Norwegia, dari Amerika Serikat sampai ke Australia, dari Indonesia sampai ke Jepang. Di Indonesia capoeira sudah mulai dikenal banyak orang, disamping kelompok yang ada di Yogyakarta, juga terdapat beberapa kelompok di Jakarta. Banyak pemain yang yang berminat mempelajari capoeira karena lingkungannya yang santai dan gembira, tidak sama dengan disiplin keras yang biasanya terdapat dalam sistem bela diri dari Timur. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang penulis besar dari Brazil Jorge Amado, ini “pertarungan yang paling indah di seluruh dunia, karena ini juga sebuah tarian”.

Dalam capoeira teknik gerakan dasar dimulai dari “ginga” dan bukan dari posisi berhenti yang merupakan karateristik dari karate, taekwondo, pencak silat, wushu kung fu, dll…; ginga adalah gerakan-gerakan tubuh yang berkelanjutan dan bertujuan untuk mencari waktu yang tepat untuk menyerang atau mempertahankan diri, yang sering kali adalah menghindarkan diri dari serangan. Dalam roda para pemain capoeira mengetes diri mereka, lewat permainan pertandingan, di tengah lingkaran yang dibuat oleh para pemain musik dengan alat-alat musik Afrika dan menyanyikan bermacam-macam lagu, dan pemain lainnya bertepuk tangan dan menyanyikan bagian refrein. Lirik lagu-lagu itu tentang sejarah kesenian tersebut, guru besar pada waktu dulu dan sekarang, tentang hidup dalam masa perbudakan, dan perlawanan mencapai kemerdekaan. Gaya bermain musik mempunyai perbedaan ritme untuk bermacam-macam permainan capoeira, ada yang perlahan dan ada juga yang cepat.

Capoeira tidak saja menjadi sebuah kebudayaan, tetapi juga sebuah olahraga nasional Brazil, dan para guru dari negara tersebut membuat capoeira menjadi terus menerus lebih internasional, mengajar di kelompok-kelompok mahasiswa, bermacam-macam fitness center, organisasi-organisasi kecil, dll. Siswa-siswa mereka belajar menyanyikan lagu-lagu Capoeira dengan bahasa Portugis – “Capoeira é prá homi, / mininu e mulhé…” (Capoeira untuk laki-laki, / anak-anak dan perempuan).


Di Indonesia, sama seperti di negara-negara yang lain, kemungkinan Capoeira akan semakin berkembang.
Beberapa gerakan dalam Capoeira:



1. Ginga
Animation of ginga movement
 2. Handstand
3. Backflip
4. Headspin
5. Handstand Whirling

http://dhendrawan.wordpress.com

Tuesday, August 2, 2011

Bayi 1 Tahun Menjadi Pemain Termuda Yang Pernah Dikontrak Klub Bola Professional

Klub Belanda VVV Venlo telah mengontrak pemain sepak bola profesional termuda dalam sejarah setelah serah terima kontrak selama 10 tahun. Bocah itu bernama Baerke van der Meij.
Laman Telegraph menulis bakat Baerke memukau pengamat sepak bola saat video rekamannya diunggah di You Tube. Baerke memamerkan tendangan yang mengejutkan dunia. Lebih dari satu juta penduduk dunia mengklik video itu.
 
 
Di YouTube, Baerke menendang tiga bola ke dalam sebuah kotak mainan yang sedikit terbuka sejauh 5 meter. Hebatnya, ketiga bola itu masuk layaknya seorang penyerang mencetak gol.

Siaran pers VVV berkata: "posisi favorit batita tersebut belum ditentukan. Namun, kami dapat mengatakan bahwa anak itu mempunyai teknik menedang yang baik, ketekunan dan, yang penting:. gen sepak bola melalui kakeknya "



sumber

Friday, July 22, 2011

Foto - Foto "Penyiksaan" Bayi - Bayi Calon Juara Olimpiade Dari China

"Olahraga adalah bisnis yang serius di Sekolah Shichahai, yang merupakan salah satu dari lebih dari 300 sekolah elit, yang kontroversial, yang didanai pemerintah akademi dikhususkan untuk pelatihan generasi berikutnya dari atlet Cina", tulis Telegraph dalam laporan yang diterbitkan sebelum Olimpiade Beijing.
Pelatihan untuk olahraga dimulai pada usia sangat dini di Cina. Sebagian besar dibina di usia enam tahun dan dikirim ke sekolah olahraga khusus bersama dengan ribuan lain yang menunjukkan punya bakat. Mayoritas tidak lulus seleksi kelas tetapi bagi mereka yang lulus, mereka mendapat tekanan yang intens untuk menang. Sekitar 600 anak usia antara enam dan 18, dari seluruh Cina, penuh waktu berlatih di Sekolah Olahraga Shichahai.

Enam hari seminggu, mereka belajar di pagi hari dan melatih selama empat jam di sore hari. Orangtua diperbolehkan untuk melihat anak-anak mereka hanya pada akhir pekan, tetapi di ruangan yang terpisah, para orang tua ini membawa harapan anaknya akan menuai kemenangan dan kemewahan sebagai juara Olimpiade.

Orang tua dari atlet menjanjikan yang miskin sering diberikan sebuah rumah di kampung halaman mereka oleh biro olahraga lokal. Yang Lain hanya ingin pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka.Shichahai telah memainkan peran utama dalam memproduksi atlet top untuk negara yang banyak memenangkan medali emas di Olimpiade.

Tetapi untuk semua keberhasilannya, sekolah, dan sistem pendidikannya, telah dituduh terlalu keras dalam mengekspos dan mendidik para calon atlet muda mereka, dan bahkan menyalahgunakan anak-anak.Pada kunjungan ke Shichahai pada tahun 2005, juara Olimpiade dayung empat kali dari Inggris Sir Matthew Pinsent mengatakan ia melihat seorang anak gadis 7 tahun yang menangis yang dipaksa untuk melakukan handstands, dan anak laki-laki dengan tanda cap di punggungnya.

Anak usia enam tahun haul kepala mereka di atas bar berulang - wajah mereka terlihat tegang seperti menahan sakit tetapi mereka tidak mengeluarkan suara. Para pelatih begitu ketat dan tidak pernah tersenyum. Beberapa pelatih dituduh sering melakukan pemukulan pada siswanya. Dalam satu kasus, Sekolah Atletik Liaoning Anshan ditemukan telah memberi doping pada murid-muridnya di usia muda 15 tahun, dengan hormon erythropoietin (EPO) dan testosteron.

Wu Yigang, seorang profesor di Shanghai University, mengatakan kepada Washington Post, "Beberapa sekolah khusus olahraga dapat disamakan dengan tidak lebih dari pabrik perakitan atlit. Mereka sering membutuhkan 6 jam atau lebih pelatihan dalam sehari. ” Banyak atlet China telah mencurahkan begitu banyak waktu mereka untuk pelatihan mereka sehingga tidak bisa melampaui pendidikan di atas kelas lima. "

Ketika anak-anak meninggalkan sekolah atletik, mereka tidak bisa melakukan apa-apa karena mereka tidak memiliki keterampilan. komisi olahraga lokal kadang-kadang memberikan pekerjaan, tetapi pada akhirnya, banyak dari mereka menjadi pekerja pabrik.Beberapa atlet dijanjikan pekerjaan sebagai polisi ketika mereka pensiun, tapi janji-janji sering diingkari. Harian China Sports memperkirakan bahwa 80 persen dari atlet pensiun Cina menderita masalah kesehatan kronis, pengangguran,dan kemiskinan akibat dari overtraining.